Khamis, 4 Oktober 2012

DOA PENDINDING DAN BENTENG DARI SEGALA PENYAKIT JASMANI ATAU ROHANI.


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Setiap manusia memerlukan jasmani dan rohani yang seimbang. Jasmani yang sihat iaitu bahagian tubuh badan dapat melakukan berbagai perkara. Ada yang membelanja beribu ringgit untuk kekal sihat dengan mengambil pil-pil vitamin. Jika jasmani sakit boleh diubati dengan ubat-ubatan. 

Untuk mengubatkan rohani yang sakit pula adalah dengan Al-Qur'an. Rohani yang kuat akan menambahkan ketakwaan dan mendekati diri kepada Allah. Membersih rohani akan menanamkan sifat yang sabar, kasih sayang, sifat pemurah, berkata benar, hati yang ikhlas, berdisplin dan dapat menghindarkan sifat yang tamak serta rakus di dalam urusan duniawi. 

Dapat membenteng hawa nafsu yang liar kearah kejahatan. Dapat mengelak penyakit suka mengumpat, marah, hasad dengki. gelojoh dan pembaziran. Yang paling pentingnya dapat melembutkan hati dengan sifat mudah rasa bersyukur kepada nikmat Allah SWT. Dan selalu bersikap positif dalam menghadapi apa jua dugaaan dan rintangan. Jika anda selalu negatif dalam banyak perkara, itu menunjukkan anda mempunyai penyakit rohani yang kronik.

Dalam banyak ujian keatas hamba-Nya. Ujian kesihatan yang paling ditakuti. Bayangkan jika anda diuji dengan penyakit-penyakit yang susah dirawat seperti kanser,lumpuh, HIV dan sebagainya. Banyak orang dapat bertahan diuji dengan kesusahan dan kemiskinan. 

Bacalah doa-doa ini semuga Allah SWT tidak akan menguji kita dengan penyakit kronik. Setakat demam dan pening kepala itu pun kita sudah merungut. 

Jadikan bacaan ini sebagai amalan harian selepas bangun tidur. Baca shalawat shifa diikut dengan doa-doa ini supaya dijauhkan dari segala penyakit Jasmani dan rohani.

DOA 1.

Baca bahagian yang dimerahkan. Jika selalu membaca doa ini Allah SWT tidak akan menguji hamba-Nya dengan penyakit. Ia menjadi benteng dan pendinding dari penyakit rohani dan jasmani.


Qul huwa lil-laziina amanoo hudauun wa shifaa'



Maksudnya:

Dan kalaulah Al-Quran itu Kami jadikan (bacaan) dalam bahasa asing, tentulah mereka akan berkata: Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya (dalam bahasa yang kami fahami)? Patutkah Kitab itu berbahasa asing sedang Rasul yang membawanya berbangsa Arab? Katakanlah (wahai Muhammad): Al-Quran itu, menjadi (cahaya) petunjuk serta penawar bagi orang-orang yang beriman dan sebaliknya orang-orang yang tidak beriman, (Al-Quran itu) menjadi sebagai satu penyakit yang menyumbat telinga mereka (bukan penawar) dan ia juga merupakan gelap-gelita yang menimpa (pandangan) mereka (bukan cahaya yang menerangi). Mereka itu (dengan perbuatan melarikan diri dari ajaran Al-Quran, tidak ubahnya seperti) orang-orang yang diseru dari tempat yang jauh (masakan mereka dapat mendengar dengan betul atau melihat dengan nyata). 

DOA 2.


Maksudnya:

Dan apabila aku sakit, maka Dialah yang menyembuhkan penyakitku;

Wasallam.

Ditulis Oleh : Captain Hari: 11:16 PG Kategori:

0 ulasan anda:

Catat Ulasan

JOM TERJAH IKLAN

IKLAN BERBAYAR

FEEDJIT

ARKIB


get this

.


get this

,

Free Page Rank Tool My Ping in TotalPing.com Ping your blog, website, or RSS feed for Free free search engine submission BLOGGER INDONESIA