Rabu, 23 September 2009

BAGAIMANA NAK MELAKUKAN TAUBAT NASUHA?

-->
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Apa yang dimaksudkan dengan taubat nasuha? Bagaimana cara melakukannya?

Sesungguhnya tidak satu manusia pun di alam ini yang terbebas dari dosa walaupun kecil. Namun demikian Allah swt dengan rahmatnya kepada hamba-hamba-Nya selalu memberikan kepada mereka yang berbuat dosa kesempatan untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan. Allah selalu membukakan pintu taubat-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat selama ruhnya belum berada di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.

Taubat dari dosa menurut Al Ghozali adalah kembali kepada Sang Maha Penutup aib dan Yang Maha Mengetahui yang ghaib (Allah swt). Ia merupakan awal perjalan orang-orang yang berjalan, modal orang-orng sukses, langkah awal para pencinta kebaikan, kunci istiqomah orang-orang yang cenderung kepada-Nya, awal pemilihan dari orang-orang yang mendekatkan dirinya, seperti bapak kita Adam as dan seluruh para Nabi.(Ihya Ulumuddin juz IV hal 3)

Tentunya taubat seorang yang berdosa hendaklah dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh bukan bertaubat kemudian dengan mudahnya dia mengulangi lagi perbuatan maksiatnya. Inilah yang disebut dengan Taubat Nashuha artinya taubat yang sebenar-benarnya, murni dan tulus, sebagaimana firman Allah swt,”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).

Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At Tahrim : 8)

Dosa yang dilakukan seorang manusia baik yang terkait dengan Allah swt, seperti : tidak menjalankan perintah-perintah-Nya ataupun dosa yang terkait dengan manusia lainnya, seperti : mencuri harta bendanya dan lainnya, menuntutnya untuk melakukan taubat agar Allah swt memberikan ampunan kepadanya dan manusia yang dizhalimi tersebut memberikan pemaafan kepadanya.

Cara-cara melakukan taubat nashuha :
1. Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya.
2. Menyesali perbuatannya.
3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya.

4. Jika terkait dengan hak-hak orang lain maka hendaklah ia mengembalikannya kepada yang memilikinya.

Wallahu A’lam

Ditulis Oleh : Captain Hari: 11:16 PG Kategori:

Comments
3 Comments

3 ulasan anda:

  1. salam terima kasih kongsi...saya copy paste ye..sbg ilmu

    BalasPadam
  2. alhamdulillah...bila baca coretan ini..terasa banyaknya dosa ku..Ya Allah ampuni lah segala dosa2ku....dengan istigfar juga boleh menghapuskan titik hitam dalam hati kita..selain beristigfar banyakkan taubat nasuha insyallah..kerana memperingatinya

    BalasPadam
  3. Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pengarang.

    BalasPadam

NOVEL-NOVEL ANA SOFIYA

cintamu cintaku satu


Novel TMKH telah mendapat pengiktirafan 4 bintang dari Editor Berita Harian 2010. Cetakan yang ke-7. Anda juga boleh melayari LINK INI untuk membaca bab-bab 1 -15



cintamu cintaku satu

ccs 1, ccs 2, ccs 2-samb, ccs 3, ccs 4, ccs 5














get this

.


get this

,

Free Page Rank Tool My Ping in TotalPing.com Ping your blog, website, or RSS feed for Free free search engine submission BLOGGER INDONESIA